Kamis, 29 April 2021
New
Empat Hari Menghilang , Krisnadinata Ditemukan Mengapung di Sungai Seluang.
Muba , beritamurataraonline.my.id - Warga Desa Tanjung Agung Selatan dan sekitarnya dikagetkan dengan penemuan mayat pria yang mengapung di sungai, dengan posisi terlungkup, tepatnya di sungai seluang dysun II Desa Tanjung Agung Selatan kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selata, Kamis (29/4/2021). Sekira pukul 9,30 Wib.
Informasi yang dapat di himpun ,Korban ditemukan pertama kali oleh salah seorang warga yang hendak menjaring ikan disungai kaget saat melihat ada mayat mengapung .dengan posisi tengkurap di Sungai Seluang anak Sungai Tebenan di Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais Kabupaten Musi Banyuasin. Dan lansung melaporkan kepada Kepala Dusun 1 Desa Taja Indah Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, untuk memberitahukan kepada keluarganya.
Aan sekdes desa Tanjung Agung Selatan saat di konfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat ,namun bukan warga Desa Tanjung Agung Selatan . Korban merupakan warga desa Village V Taja Indah Kecamatab Betung Kabupaten Banyuasin, ujarnya.
Sementara, Kapolres Musi Banyuasin AKBP Erlin Tangjaya SH SIK melalui AKP Herman Junaidi SH yang disampaikan Kanitres Polsek Lais Iptu Sunardi membenarkan atas penemuan mayat di Sungai Seluang Dusun 2 Desa Tanjung Agung Selatan Kecamatan Lais.
“Korban bernama Krisnadinata alias Punto bin Mulyadi (17) ex Pelajar warga Vilagge 5 Dusun 1 Rt 14 Desa Taja Indah Kecamatan Betung kabuoaten Banyuasin,” ujarnya.
Sebelumnya, Sabtu (24/4/202) sekira pukul 19.30 WIB. Korban meninggalkan rumah tanpa pamit dengan keluarganya, kemudian pihak keluarga bersama sama melakukan pencarian.
Iptu Sunardi menambahkan, Mulyadi (42) ayah korban menjelaskan bahwa korban mempunyai riwayat penyakit ayan/epilepsi sehingga saat kambuh sering kejang-kejang dan langsung pingsan.
“ Orang tua korban menolak dilakukan autopsi, pihak keluarga menyadari kejadian tersebut adalah musibah dan penyebab korban meninggal dunia adalah karena kambuh/kumat penyakit epilepsi disungai sehingga korban tenggelam disungai,” Pungkasnya ( Rls/BM)
Editor: ARIO
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar